Rabu, 08 Mei 2013

Pembagian Wilayah menurut Iklim


Iklim adalah kondisi rata-rata cuaca berdasarkan waktu yang panjang untuk suatu lokasi di bumi atau planet lain. Studi tentang iklim dipelajari dalam klimatologi. Iklim di suatu daerah berkaitan erat dengan letak garis lintang dan ketinggiannya di muka bumi. Berdasarkan letak garis lintang dan ketinggian tersebut, maka iklim dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu iklim matahari dan iklim fisis.
1.       Iklim matahari didasarkan pada banyak sedikitnya sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi. Pembagian iklim matahari terdiri dari :
a.       Iklim Tropis
Iklim tropis terletak antara 0° – 231/2° LU/LS dan hampir 40 % dari permukaan bumi. Ciri-ciri iklim tropis adalah sebagai berikut:
·         Suhu udara rata-rata tinggi, karena matahari selalu vertikal.
·         Umumnya suhu udara antara 20- 23°C. Bahkan di beberapa tempat rata-rata suhu tahunannya mencapai 30°C.
·         Amplitudo suhu rata-rata tahunan kecil. Di kwatulistiwa antara 1 – 5°C, sedangkan ampitudo hariannya lebih besar.
·         Tekanan udaranya rendah dan perubahannya secara perlahan dan beraturan.
·         Hujan banyak dan lebih banyak dari daerah-daerah lain di dunia.

b.      Iklim Sub Tropis
Iklim sub tropis terletak antara 231/2° – 40°LU/LS. Daerah ini merupakan peralihan antara iklim tropis dan iklim sedang. Ciri-ciri iklim sub tropis adalah sebagai berikut:
·         Batas yang tegas tidak dapat ditentukan dan merupakan daerah peralihan dari daerah iklim tropis ke iklim sedang.
·         Terdapat empat musim, yaitu musim panas, dingin, gugur, dan semi. Tetapi musim dingin pada iklim ini tidak terlalu dingin. Begitu pula dengan musim panas tidak terlalu panas.
·         Suhu sepanjang tahun menyenangkan. Maksudnya tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
·         Daerah sub tropis yang musim hujannya jatuh pada musim dingin dan musim panasnya kering disebut daerah iklim Mediterania, dan jika hujan jatuh pada musim panas dan musim dinginnya kering disebut daerah iklim Tiongkok.

c.       Iklim Dingin (Kutub)
Iklim dingin terdapat di daerah kutub. Oleh sebab itu iklim ini disebut pula sebagai iklim kutub. Iklim dingin dapat dibagi dua, yaitu iklim tundra dan iklim es. Ciri-ciri iklim tundra adalah sebagai berikut:
·         Musim dingin berlangsung lama.
·         Musim panas yang sejuk berlangsung singkat.
·         Udaranya kering.
·         Tanahnya selalu membeku sepanjang tahun.
·         Di musim dingin tanah ditutupi es dan salju.
·         Di musim panas banyak terbentuk rawa yang luas akibat mencairnya es di permukaan tanah.
·         Vegetasinya jenis lumut-lumutan dan semak-semak.
·         Wilayahnya meliputi: Amerika utara, pulau-pulau di utara Kanada, pantai selatan Greenland, dan pantai utara Siberia.
Sedangkan ciri-ciri iklim es atau iklim kutub adalah sebagai berikut:
·         Suhu terus-menerus rendah sekali sehingga terdapat salju abadi.
·         Wilayahnya meliputi: kutub utara, yaitu Greenland (tanah hijau) dan Antartika di kutub selatan.

2.      Iklim Fisis
Iklim fisis adalah menurut keadaan atau fakta sesungguhnya di suatu wilayah muka bumi sebagai hasil pengaruh lingkungan alam yang terdapat di wilayah tersebut. Misalnya, pengaruh lautan, daratan yang luas, relief muka bumi, angin, dan curah hujan. Iklim fisis dapat dibedakan menjadi iklim laut, iklim darat, iklim dataran tinggi, iklim gunung/pegunungan dan iklim musim (muson).

a.       Iklim laut (Maritim)
Iklim laut berada di daerah (1) tropis dan sub tropis; dan (2) daerah sedang. Keadaan iklim di kedua daerah tersebut sangat berbeda. Ciri iklim laut di daerah tropis dan sub tropis sampai garis lintang 40°, adalah sebagai berikut:
·         Suhu rata-rata tahunan rendah.
·         Amplitudo suhu harian rendah/kecil.
·         Banyak awan.
·         Sering hujan lebat disertai badai.

Ciri-ciri iklim laut di daerah sedang, yaitu sebagai berikut:
·         Amplituda suhu harian dan tahunan kecil.
·         Banyak awan.
·         Banyak hujan di musim dingin dan umumnya hujan rintik-rintik.
·         Pergantian antara musim panas dan dingin terjadi tidak mendadak dan tiba-tiba.

b.      Iklim Darat (Kontinen)
Iklim darat dibedakan di daerah tropis dan sub tropis, dan di daerah sedang. Ciri-ciri iklim darat di daerah tropis dan sub tropis sampai lintang 40(, yaitu sebagai berikut:
·         Amplitudo suhu harian sangat besar sedang tahunannya kecil.
·         Curah hujan sedikit dengan waktu hujan sebentar disertai topan.

Ciri iklim darat di daerah sedang, yaitu sebagai berikut:
·         Amplitudo suhu tahunan besar.
·         Suhu rata-rata pada musim panas cukup tinggi dan pada musim dingin rendah.
·         Curah hujan sangat sedikit dan jatuh pada musim panas

c.       Iklim Dataran Tinggi
Iklim ini terdapat di dataran tinggi dengan ciri-ciri, adalah sebagai berikut:
·         Amplitudo suhu harian dan tahunan besar.
·         Udaranya kering.
·         Lengas (kelembaban udara) nisbi sangat rendah.
·         Jarang turun hujan.

d.      Iklim Gunung
Iklim gunung terdapat di dataran tinggi, seperti di Tibet dan Dekan. Ciri-cirinya, yaitu sebagai berikut:
·         Amplitudo suhu lebih kecil dibandingkan iklim dataran tinggi.
·         Terdapat di daerah sedang.
·         Amplitudo suhu harian dan tahunan kecil.
·         Hujan banyak jatuh di lereng bagian depan dan sedikit di daerah bayangan hujan.
·         Kadang banyak turun salju.

e.      Iklim Musim (Muson)
Iklim ini terdapat di daerah yang dilalui iklim musim yang berganti setiap setengah tahun. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:
·         Setengah tahun bertiup angin laut yang basah dan menimbulkan hujan.
·         Setengah tahun berikutnya bertiup angin barat yang kering dan akan menimbulkan musim kemarau.

Selain pembagian iklim menurut letak garis lintang dan ketinggian tempat, berikut ini akan diuraikan tentang pembagian iklim menurut beberapa para ahli antara lain:

1.       Pembagian Iklim Menurut Dr. Wladimir Koppen
Pada tahun 1918 Dr Wladimir Koppen (ahli ilmu iklim dari Jerman) membuat klasifikasi iklim seluruh dunia berdasarkan suhu dan kelembaban udara. Kedua unsur iklim tersebut sangat besar pengaruhnya terhadap permukaan bumi dan kehidupan di atasnya. Berdasarkan ketentuan itu Koppen membagi iklim dalam lima daerah iklim pokok. Masing-masing daerah iklim diberi simbol A, B, C, D, dan E.
a.       Iklim A atau iklim tropis. Cirinya adalah sebagai berikut:
• suhu rata-rata bulanan tidak kurang dari 18°C
• suhu rata-rata tahunan 20°C-25°C
• curah hujan rata-rata lebih dari 70 cm/tahun
• tumbuhan yang tumbuh beraneka ragam
b.      Iklim B atau iklim gurun tropis atau iklim kering, dengan ciri sebagai berikut:
• Terdapat di daerah gurun dan daerah semiarid (steppa)
• Curah hujan terendah kurang dari 25,4/tahun, dan penguapan besar
c.       Iklim C atau iklim sedang. Ciri-cirinya adalah suhu rata-rata bulan terdingin antara 18° sampai -3°C.
d.      Iklim D atau iklim salju atau microthermal. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut: Rata-rata bulan terpanas lebih dari 10°C, sedangkan suhu rata-rata bulan terdingin kurang dari – 3°C.
e.      Iklim E atau iklim kutub . Cirinya yaitu terdapat di daerah Artik dan Antartika, suhu tidak pernah lebih dari 10°C, sedangkan suhu rata-rata bulan terdingin kurang dari – 3°C.

Dari kelima daerah iklim tersebut sebagai variasinya diperinci lagi menjadi beberapa macam iklim, yaitu:
  1. Daerah iklim A, terbagi menjadi empat macam iklim, yaitu sebagai berikut:
    (1) Af = Iklim panas hujan tropis.
    (2) As = Iklim savana dengan musim panas kering.
    (3) Aw = Iklim savana dengan musim dingin kering.
    (4) Am = Iklim antaranya, musim kering hanya sebentar.
  2. Daerah iklim B, terbagi menjadi dua macam iklim, yaitu:
    (1) Bs = Iklim steppa, merupakan peralihan dari iklim gurun (BW) dan iklim lembab dari iklim A, C, dan D.
    (2) BW = Iklim gurun.
  3. Daerah iklim C, terbagi menjadi tiga macam iklim, yaitu:
    (1) Cs = Iklim sedang (laut) dengan musim panas yang kering atau iklim lembab agak panas kering.
    (2) Cw = Iklim sedang (laut) dengan musim dingin yang kering atau iklim lembab dan sejuk.
    (3) Cf = Iklim sedang (darat) dengan hujan pada semua bulan.
  4. Daerah iklim D, terbagi dua macam iklim, yaitu:
    (1) Dw = Iklim sedang (darat) dengan musim dingin yang kering.
    (2) Df = Iklim sedang (darat) dengan musim dingin yang lembab.
  5. Daerah iklim E, terbagi menjadi 2 macam iklim, yaitu:
    (1) ET = Iklim tundra, temperatur bulan terpanas antara 0( sampai 10(C.
    (2) Ef = Iklim salju , iklim dimana terdapat es abadi.
Sumber : http://milasyafaah22.blogspot.com/p/pembagian-iklim-dunia_30.html

Minggu, 14 April 2013

Dampak Modernisasi terhadap Kaula Muda

 Modernisasi merupakan suatu dampak yang disebabkan oleh adanya globalisasi. Dan tentunya modernisasi juga mempunyai dampak tersendiri bagi dunia, dan terutama negeri kita, Indonesia. Proses modernisasi begitu cepat menyebar luas ke dalam masyarakat. Dan yang sudah pasti akan menimbulkan pengaruh-pengaruh terhadap masyarakat, terutama pada kalangan kaula muda. Kalangan yang amat cepat menyerap dan kerap mengikuti kemajuan tanpa memikirkan atau memilah-milah mana yang seharusnya diikuti atau bahkan dihindari. Karena adanya modernisasi makan menyebabkan banyak kaula muda yang kehilangan jati dirinya sendiri. Dan hampir melupakan kepribadiannya sebagai anak bangsa. Hal ini dapat kita telaah dari gejala-gejala yang sudah mulai bermunculan terhadap muda-mudi. Dari hal bersolek layaknya selebritis Hollywood, berpakaian yang ketat dan minim dengan menonjolkan bagian tubuh yang seharusnya ditutupi, bahkan gaya hedonisme yang cenderung banyak digandrungi oleh muda-mudi masa kini.
Tidak hanya itu saja, perilaku muda-mudi dalam pergaulan pun juga menjadi masalah pada bangsa ini akibat modernisasi tersebut.  Mayoritas mereka sudah mengabaikan adanya norma dan etika dalam negeri ini. Pergaulan bagai di negeri barat sana. Mereka tanpa malu-malu mengikuti gaya berpacaran barat yang cenderung merujuk ke dunia seksual. Maka tak heran apabila banyak kaum hawa yang belum cukup usia dan belum menikah yang sudah hamil diluar nikah.
Memang dengan adanya modernisasi ini dunia teknologi negeri kita juga mengalami peningkatan.  Dari adanya internet, handphone yang berbagai macam rupanya, dan ditambah dengan hadirnya berbagai macam gadget terbaru yang mendukung fasilitas sehari-hari. Tapi kemajuan-kemajuan tersebut juga tak menutup kemungkinan akan menimbulkan hal yang negatif bagi bangsa kita. Diantaranya ialah adanya gaya hedonisme yang cenderung mengikuti trend gadget terbaru. Dan juga pengawasan orang tua terhadap anak saat bermain gadget yang kurang terkontrol dapat mengakibatkan penurunan daya gerak anak yang cenderung hanya menatap layar gadget. Gaya hedonisme diluar teknologi juga banyak dijumpai, seperti budaya barat yang dikenal dengan "clubbing" atau dugem untuk melepas penat atau untuk merayakan sesuatu. Atau hidup penuh glamoritas yang notabene muda-mudi menghambur-hamburkan uang orang tua demi kegiatan yang kurang bermanfaat seperti shopping berlebihan, makan berlebihan direstoran yang mahal-mahal padahal di restoran yang standar pun juga masih bisa menikmati makanan yang layak, atau berminum-minuman alkohol yang notabene tradisi barat.
Pola kehidupan masyarakat yang bersifat modernisasi memiliki ciri sebagai beriku:
  1. Gaya hidup bebas tanpa mengenal nilai dan norma sosial dalam masyarakat
  2. Gaya hidup konsumerisme atau boros
  3. Menyukai kegiatan yang bersifat seremonial yang disertai pesta, minuman keras, dugem/clubbing
  4. Pergaulan bebas / seks bebas
  5. Adanya kawin kontrak tanpa ikatan yang sah
  6. Kegiatan hidup yang terprogram
Berdasarkan analisa tersebut sudah menunjukkan jelas bahwa pengaruh negatif dari adanya modernisasi lebih banyak dibanding pengaruh positifnya. Oleh karena itu kita harus melakukan antisipasi terhadap bangsa ini terutama kaula muda oleh adanya modernisasi, yakni dengan cara:
  1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal dengan mencintai produk dalam negeri
  2. Menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai pancasila 
  3. Menanamkan dan mengamalkan ajaran-ajaran agama dengan sebaik-baiknya
  4. Pengajaran dan pembimbingan orang tua terhadap anak bagi perkembangan anak kelak
  5. Berteman dengan teman yang memiliki kepribadian dan kebiasaan yang baik-baik
  6. Penguasaan terhadap diri sendiri untuk dapat menyaring dan mengontrol mana yang harusnya dilakukan dan tidak
Maka dari itu, marilah kita sebagai kaula muda bangsa Indonesia melakukan dan selalu mengajak teman-teman kita untuk menerapkan cara-cara tersebut agar kita tidak menyia-nyiakan negeri tempat kita berpijak ini. Agar kita dapat membangun negeri ini lebih baik lagi dan tidak terpengaruh oleh dunia luar yang ingin menjerumuskan tanah air ini. Mulai dari diri sendiri untuk diri sendiri, orang lain, dan tentunya bangsa ini.

Minggu, 07 April 2013

Sistem Tata Surya


Subhanallah. Kita diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna di antara yang lainnya, yakni manusia. Dimana kita bisa tahu dunia dengan mudahnya. Dan tentu saja kita dapat menikmati semesta alam yang begitu indahnya. Semesta alam sendiri mempunyai 2 bagian, yaitu langit dan bumi. Dimana langit sendiripun juga memiliki sistemnya. Yang dikenal dengan sistem tata surya.
Tata surya adalah sekumpulan benda langit yang terdiri atas Matahari sebagai pusat tata surya dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk planet-planet, asteroid, komet bahkan meteor.
  1. Matahari adalah bintang yang memancarkan cahayanya sendiri. Bintang yang berasal dikelas G2 yang berbentuk bulat pejal seperti bola gas berpijar. Matahari memang sangat panas sehingga berwujud gas dan memiliki tekanan yang sangat besar karena temperaturnya yang tinggi.
  2. Planet adalah anggota tata surya yang beukuran besar. Planet dapat berevolusi dan berotasi. Revolusi yakni berputar mengelilingi matahari dan rotasi yakni berputar pada porosnya. Dan kini tata surya memiliki 8 planet yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.
  3. Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya yang berasal dari cahaya matahari yang terpantul padanya.
  4. Asteroid secara umum adalah objek tata surya yang terdiri dari batuan dan mineral logam beku. Serbuk asteroid utama terletak di antara orbit Mars dan Jupiter dan diduga merupakan sisa dari bahan formasi tata surya yang gagal menggumpal karena pengaruh gaya gravitasi Jupiter.
  5. Komet yaitu sekumpulan partikel-partikel padat dan berevolusi terhadap matahari dengan eksentrisitas yang sangat besar. Komet berarti si rambut panjang. Orbit komet membentuk sudut terhadap ekliptika. Jadi periode komet sangat besar dan jarang terlihat.
  6. Meteor merupakan penampakan jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi dan lazim disebut dengan bintang jatuh. Meteor yang sangat terang bahkan lebih terang dari Planet Venus dikenal dengan nama bolide.

Selasa, 19 Maret 2013

Hobi :)



Hobi? Apasih hobi itu? Kalian semua pasti tahu apa yang dimaksud dengan hobi, bukan? Yak, kalau bicara mengenai hobi, pasti kita semua mempunya lebih dari satu hobi. Begitupun dengan saya. Saya mempunyai banyak hobi, diantaranya berakting, menyanyi, menari, mendengarkan musik dan membaca. Mengapa saya suka berakting, menyanyi dan menari? Karena saya menyukai seni. Dan saya merasa senang jika melakukan aktifitas tersebut. Saya merasa lebih fun, bebas, dan ekspresif. Karena saya dapat menuangkan perasaan saya dikala sedih, senang, marah dan lain-lain melalui aktifitas tersebut.
Saya juga sering sekali mendengarkan musik di waktu-waktu tertentu. Salah satunya ketika saya mengisi kekosongan waktu disaat menunggu atau sedang merasa bosan atau jenuh. Saya juga dapat mengekspresikan perasaan yang saya rasakan melalui alunan-alunan musik yang saya dengar. Dan saya dapat merasakan lebih tenang dan rileks apabila telah mendengarkan musik. Membaca juga sering saya lakukan saat saya membutuhkan informasi atau mengetahui ada topik bacaan yang menarik.
Tidak terlepas dari itu semua, saya juga mempunyai banyak cita-cita. Tetapi hanya satu cita-cita yang saya prioritaskan, yakni membuat kedua orang tua saya menitikkan air mata kebahagiaan karena diri saya sendiri. Sungguh, itu adalah hal yang amat ingin saya capai dengan segera. Bagi saya, orang tua adalah segalanya. Tak ada yang bisa menandingi mereka. Sehingga mereka menjadi semangat dan gairah saya untuk melakukan sesuatu, untuk bangkit dari keterpurukan, untuk bisa lebih termotivasi menjadi orang yang sukses, dan untuk mencapai apa yang seharusnya saya capai. Dan saya akan melakukan semuanya untuk mereka.

Being thankful for everything that you've ever had. Remember that parents are everything.
If a million dreams in my mind, should I make it happen? Of course, it should be

Jumat, 15 Maret 2013

Mitos Nyi Roro Kidul


Nyi Roro Kidul, ya tentu kita semua sudah tidak asing lagi dengan nama tersebut. Sebagaimana yang telah dikenal di masyarakat yang khususnya masyarakat Jawa, Nyi Roro Kidul sebagai Ratu Penguasa Laut Selatan. Roro yang berarti perempuan atau putri dan Kidul yang berarti selatan.
Nyi Roro Kidul adalah salah satu putri dari Prabu Siliwangi yang memerintah kerajaan Padjajaran yang buruk rupa dikarenakan suatu penyakit, dan karena putus asa Nyi Roro Kidul pun bunuh diri dengan cara menerjunkan diri ke pantai selatan yang kini dikenal dengan nama Pelabuhan Ratu. Dan konon setelah terjun ke laut, Nyi Roro Kidul berubah menjadi putri yang cantik dan menjadi penguasa pantai selatan. Hal tersebut lah yang menjadi mitos dan legenda hingga saat ini.
Mitos tentang Nyi Roro Kidul pun berkembang luas pula di masyarakat jawa tengah, terutama daerah Parang Tritis Daerah Istimewa Yogyakarta, dimana cerita tersebut menyebutkan bahwa daerah Parang Tritis merupakan tempat pertemuan Sultan Agung yang merupakan Raja Mataram Islam di daerah Kota Gede yang kini menjadi bagian dari wilayah Jogjakarta. Dan dalam mitos tersebut juga diceritakan bahwa Raja Sultan Agung sering mengadakan pertemuan dengan Nyi Roro Kidul di wilayah pantai selatan yaitu di Parang Tritis serta Parang Kusumo.
Beberapa versi menyeritakan bahwa Nyi Roro Kidul, oleh Raja Sultan Agung diangkat menjadi selir untuk memperkuat pemerintahan Raja Sultan Agung dengan menggabungkan kerajaan Mataram di dunia nyata dan kerajaan kasat mata yaitu di laut selatan. Beberapa tokoh masyarakat maupun paranormal berpendapat bahwa laut selatan merupakan kerajaan jin yang besar dan dipimpin oleh Nyi Roro Kidul.
Tidak hanya di wilayah Parang Tritis yang dijadikan pertemuan antara kedua ‘pemimpin’ tersebut, akan tetapi juga terdapat petilasan di daerah Dlepih Tirtomoyo Wonogiri bagian selatan yang masyarakat setempat sering menyebutnya dengan Kahyangan. Daerah tersebut memiliki pemandangan yang sangat indah yang merupakan sebuah sungai dengan bebatuan sangat besar serta terdapat air terjun kecil yang konon tempat tersebut dijadikan tempat memadu kasih antara Sultan Agung dan Nyi Roro Kidul.
Cerita dan mitos tersebut pun berkembang hingga kini dan menjadi bagian dari budaya. Tetapi ada kalangan yang tidak percaya berpendapat bahwa mitos tersebut sengaja diciptakan hanya untuk memperkuat legitimasi raja-raja jaman dahulu kala.
Dengan adanya legenda Nyi Roro Kidul tersebut, juga melahirkan mitos-mitos lain yang berhubungan dengan legenda tersebut. Yakni mengenai pantangan atau pamali ketika memasuki wilayah pantai Parang Tritis / Laut Selatan. Masyarakat banyak yang mengingatkan bahwa tidak boleh memakai pakaian atau apapun yang berwarna hijau jika memasuki area tersebut. Dan mereka saling bercerita mengenai kejadian-kejadian aneh di pantai tersebut. Antara lain dengan hilangnya orang karena gelombang pasang yang tiba-tiba datang atau ada orang yang mencoba menantang dengan sengaja memakai baju berwarna hijau, yang mengakibatkan Sang Ratu marah. Menurut mereka, bentuk kemarahan Sang Ratu dapat berupa serangan gelombang pasang secara tiba-tiba dan menyeret para wisatawan yang sedang berada di pinggir pantai itu ke tengah laut. Dan menurut mitos, apabila perempuan yang meninggal di pantai itu, akan dijadikan dayang-dayang istana di Laut Selatan dan apabila laki-laki yang meninggal, maka akan dijadikan bala tentaranya. Dan apabila lelaki tersebut berwajah tampan, dapat dijadikan selir-selirnya.
Itulah sekilas mengenai mitos dan legenda Nyi Roro Kidul yang kini amat terkenal di masyarakat Indonesia dan menjadi budaya daerah Jawa.

Pengertian Mitos, Cerita Rakyat, dan Legenda :  
  • Mitos atau mite (myth) adalah cerita prosa rakyat yang ditokohi oleh para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain (kahyangan) pada masa lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Mitos juga disebut mitologi, yang kadang diartikan cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan bertalian dengan terjadinya tempat, alam semesta, para dewa, adat istiadat, dan konsep dongeng suci. Jadi mitos adalah cerita tentang asal usul alam semesta, manusia, atau bangsa yang diungkapkan dengan cara-cara gaib dan mengandung arti yang dalam. Mitos juga mengisahkan petualangan para dewa, kisah percintaan mereka, kisah perang mereka dan sebagainya.
  • Legenda atau cerita rakyat adalah cerita pada masa lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki masing-masing bangsa.
  • Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang empunya cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Walaupun demikian, karena tidak tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi (pembelokan) sehingga sering kali jauh berbeda dengan kisah aslinya. Legenda juga mempunyai sifat bahwa ceritanya berhubungan dengan peristiwa sejarah., atau tentang suatu hal yang ajaib atau kejadian yang menandakan kesaktian.
Cerita tentang Nyi Roro Kidul tersebut termasuk ke dalam Legenda. Karena kisah Nyi Roro Kidul merupakan cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan mempunyai banyak versi walaupun tidak jauh dari cerita sebenarnya. Dan dalam kisah Nyi Roro Kidul juga berhubungan dengan sejarah yaitu kerajaan-kerajaan di masa lampau dan menandakan adanya kesaktian pada diri Nyi Roro Kidul tentang orang-orang yang melanggar pantangan / pamali daerah Laut Selatan.

Selasa, 11 Desember 2012

Manusia dan Harapan

Pengertian Harapan

Harapan berasal dari kata harap yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau sesuatu terjadi atau suatu yang belum terwujud. Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia dan agar harapan dapat tercapai diperlukan kepercayaan kepada diri sendiri, kepercayaan kepada orang lain dan tentunya kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Contoh: Darto seorang mahasiswa Universitas Gunadarma fakultas psikologi, ia belajar  dengan rajin dengan harapan agar sewaktu ujian semester ia memperoleh nilai A.

Menurut kodratnya dalam diri manusia terdapat dua dorongan, yaitu dorongan kodrat serta dorongan kebutuhan hidup. Menurut Abraham Maslow kebutuhan hidup manusia dibagi menjadi 5, yaitu;
1.   Harapan untuk memperoleh kelangsungan hidup
2.   Harapan untuk memperoleh keamanan
3.   Hak untuk mencintai dan dicintai
4.   Harapan diterima lingkungan
5.   Harapan memperoleh perwujudan cita-cita
Dalam mencukupi kebutuhan kodrat maupun kebutuhan, manusia membutuhkan orang lain.


Harapan Sebagai Fenomena Nasional

Artinya harapan adalah sesuatu yang wajar berkembang dalam diri manusia dimanapun berada. Mengutip pandangan dan teori A.F.C. Wallace dalam bukunya culture and personality,  menegaskan bahwa kebutuhan merupakan salah satu isi pokok dari unsur kepribadian yang merupakan sasaran dari kehendak, harapan, keinginan, serta emosi seseorang. Kebutuhan individu dapat dapat dijabarkan lebih lanjut menjadi:
a)Kebutuhan Organik Individu :
1. Kebutuhan individu bernilai positif.
2. Kebutuhan individu bernilai negatif.
b) Kebutuhan psikologi individu :
1. Kebutuhan psikologi indifidu bersifat positif.


Kepercayaan

Kepercayaan berasal dari kata percaya,artinya mengakui atau meyakini akan sesuatu hal yang benar. Kepercayaan adalah suatu hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
Menurut pandangan bidang logika kebenaran memiliki pengertian yang tidak jauh berbeda yaitu menyesuaikan kesamaan pemahaman antara keputusan dengan objek yang diketahui benar-benar terbukti (kebenaran logis). Kebenaran logis disebut juga kebenaran objektif dan kebenaran etis juga disebut kebenaran subjektif. Jika tidak ada kesamaan pemahaman antara keputusan dan objeknya yang diketahui, maka terdapat dua kemungkinan, yaitu:
Orang yang mengutarakan putusan keliru.

Orang yang mengutarakan putusan sengaja mengutarakan tidak sesuai dengan realita yang diketahuinya.
Dasar kepercayaan ialah kebenaran dan sumber kebenaran adalah manusia, oleh karena itu keepercayaan terdiri atas:
  • Kepercayaan pada diri sendiri, yaitu kepercayaan yang harus ditanamkan pada setiap pribadi manusia. hakekatnya kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Kepercayaan pada orang lain, yaitu percaya pada kata hatinya yang berbentuk pada perbuatan kebenaran kepada orang lain. Misalnya pada saudara, teman, orang tua atau siapa saja.
  • Kepercayaan pada pemerintah, Menurut buku etika, Filsafat Tingkah karya Prof. I.R. poedjawiyatnya. Negara itu berasal dari Tuhan. Setidaknya kedaulatan tertinggi ada pada Tuhan. Namaun pada pandsangan demokratis mengatakan bahawa kedaulatan adalah milik rakyat. Dan penjelmaan rakyat adalah negar melelui pemerintahan khusus.
  • Kepercayaan kepada Tuhan, yaitu meyakini bahwa manusia diciptakan oleh tuhan dan manusia harus bertakwa pada tuhannya. Salah satu cara bertakwa adalah mengukuhkan imannya bahwa tuhan merupakan zat yang merupakan kebenaran mutlak

Manusia dan Harapan

Harapan itu bersifat manusiawi dan berhak dimiliki semua orang. Manusia tidak bisa terlepas dari harapan. Harapan adalah bagian hidup dari manusia. Manusia yang tidak memiliki harapan sama saja seperti orang yang mati. Harapan adalah awal menuju tujuan hidup manusia yang bermacam-macam.

Jika manusia mengingat bahwa kehidupan tidak hanya di dunia saja namun di akhirat juga, maka sudah selayaknya “harapan” manusia untuk hidup berikutnya ditempat tersebut juga akan mendapatkan kebahagiaan. Dengan begitu manusia dapat menyelaraskan kehidupan antara dunia dan akhirat dan selalu berharap bahwa “hari esok lebih baik dari pada hari ini dan menjadikan masa lalu sebagai cermin untuk meraih masa depan yang lebih baik”, namun kita harus sadar bahwa harapan tidak selamanya menjadi kenyataan.




Harapan Terakhir

Menurut Aristoteles, kehidupan ini berasal dari generatio spontanea, artinya kehidupan itu terjadi dengan sendirinya. Aristoteles pada zamannya belum sampai pada pemikiran bahwa segala sesuatu yang ada di bumi dan jagad raya ini berasal dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Manusia memiliki kebutuhan jasmani, diperoleh dengan mencukupi kebutuhan hidup yang bersifat kebendaan, sedangkan kebutuhan rohaninya dicukupi dengan hal-hal yang sifatnya rohani, khususnya keagamaan. Ada manusia yang dalam pandangan hidupnya hanya ingin memuaskan kehidupan duniawi sehingga manusia tersebut hanyalah memuaskan diri pada semua kenikmatan jasmaninya. Ada pula manusia yang pandangan hidupnya justru sebaliknya. Agama Islam mengajarkan manusia tidak hanya mengejar kebutuhan yang bersifat duniawi saja, tetapi juga bersifat ukhrowi (kehidupan akhirat).

Semakin tinggi kesadaran kehidupan beragama seseorang, maka semakin yakinlah mereka, bahwa semua manusia akhirnya akan meninggal dan kembali kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dunia yang serba gemerlap akan ditinggalkan dan akan hidup di dalam akhirat yang abadi.
Bagi orang atheis dengan pandangan matrealistis, mereka tidak percaya akan adanya Tuhan. Bagi mereka mati bukan karena rohnya kembali kepada Tuhan, tetapi karena jantungnya berhenti berdenyut. Sebaliknya, bagi yang percaya pada Tuhan, meyakini bahwa seseorang yang meniggal akan kembali kepada asalnya, yaitu Tuhan.

Dengan pengetahuan dan pengertian agama tentang kehidupan abadi setelah orang meninggal, manusia menjalankan ibadahnya. Ia menjalankan perintah Tuhan melalui agama, dan menjauhi larangan-Nya. Manusia menjalankan hal itu karena sadar sebagai makhluk kecil yang tidak akan berdaya terhadap kekuasaan Tuhan. Kehidupan dunia yang sifatnya sementara dikalahkan demi kehidupan abadi di akhirat karena tahu bagaimana beratnya siksaan di neraka dan bagaimana bahagianya di surga. Kebaikan di surga yang abadi inilah yang merupakan harapan terkhir manusia.