Sabtu, 03 November 2012

Mimpi

Apa itu mimpi?
Pernahkah kalian bermimpi?
Bagaimana cara bermimpi?
Kapan kalian bermimpi?
Dan mengapa kita harus bermimpi?

Ya, mimpi adalah suatu hal yang tanpa sadar kita sering lakukan. Dimana saja, kapan saja, dan memimpikan apa saja. Bermimpi adalah berimajinasi. Berimajinasi adalah berfantasi. Semua orang sangat menyukai berimajinasi dan berfantasi. Karena dengan hal itu hati dan pikiran kita akan tenang, nyaman dan bahagia dengan sendirinya disaat kita memikirkan hal-hal yang kita dambakan, atau memikirkan sesuatu yang amat ingin kita raih. Apalagi kita memimpikan suatu kesuksesan atau bahkan tentang seorang kekasih.

Namun, jika kita hanya bermimpi saja, itu tidak akan membuat mimpi kita terwujud menjadi nyata. Apakah kita ingin impian-impian kita pergi begitu saja seiring berjalannya waktu dan tidak terjadi di dunia nyata melainkan hanya di angan-angan kita saja? Tentunya tidak kan? Saya yakin, semua orang yang memiliki impian pasti ingin sekali dapat mewujudkannya. Maka dari itu kita juga harus melakukan usaha untuk mewujudkan agar impian-impian kita, imajinasi-imajinasi dan fantasi-fantasi kita tersebut dapat terjadi di dunia nyata juga.  Memang, sebuah usaha pasti menemui rintangan dan kegagalan. Tapi dengan begitu bukan berarti kita harus menyerah, putus asa dan pasrah begitu saja. Pepatah mengatakan kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.  Gagal sekali, kita harus mencoba untuk yang kedua kalinya. Gagal yang kedua kalinya, kita harus mencoba lagi sampe yang ketiga kalinya. Begitu seterusnya kita harus tetap berusaha sampai kita mencapai tujuan kita, yaitu mewujudkan mimpi.

Selain bermimpi dan berusaha, kita juga harus mengimbangi semuanya dengan berdoa. Karena berdoa juga merupakan pendukung dari perwujudan sebuah mimpi. Jangan takut bermimpi dan jangan takut akan gagal. Dengan kegagalan yang kita alami, akan membuat diri kita semakin kuat akan terpaan-terpaan lainnya dan akan semakin matang serta siap dalam menghadapi kehidupan yang penuh dengan lika-liku ini.

Bermimpilah setinggi-tingginya. Bahkan pepatah juga mengatakan raih mimpi setinggi langit. Kita harus banyak bermimpi agar mimpi-mimpi kita yang sedikit dapat terwujud. Dan kita juga harus tinggi dalam bermimpi agar mimpi-mimpi kita yang pendek terwujud sampai ke impian-impian kita yang tinggi. Dan tetaplah berjuang dan berdoa untuk meraih segala impian-impian kita. Ingat, jangan takut gagal. Karena rasa takut tersebutlah yang akan menghambat kita dalam meraih kesuksesan kita sendiri. So, let's dream and do something to make it happen. Keep spirit!



sumber : google.com (gambar)

Pengaruh Kebudayaan Asing bagi Indonesia


Pada abad ke 21 ini kemajuan zaman sudah semakin pesat. Baik dalam kemajuan iptek ataupun imtak. Dan itu semua terjadi karena pengaruh globalisasi. Ya, globalisasi memang banyak membawa dampak, terutama untuk Indonesia. Salah satu dampak dari globalisasi bagi Indonesia ialah masuknya berbagai macam kebuadayaan asing ke Indonesia. Dan tentunya dengan masuknya budaya-budaya asing tersebut membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat di Indonesia. Contoh dari perubahan tersebut misalnya perubahan dari masyarakat yang tertutup menjadi masyarakat yang terbuka. Ya, itu semua memang dipicu oleh globalisasi. Dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih juga merupakan faktor bagaimana cara kebudayaan asing masuk ke Indonesia.

Kemajuan teknologi seperti adanya parabola, internet dan lain-lain membuat negara kita dapat mengenal negara luar, baik negara yang letaknya dekat Indonesia ataupun negara yang letaknya amat jauh dari Indonesia. Kita sebagai masyarakat Indonesia dapat mengetahui bagaimana kebudayaan-kebudayaan di negara-negara luar sana. Dan dengan begitu terdapat dampak positif dan negatif dari adanya hal tersebut. Karena masyarakat Indonesia masih terlalu lemah dalam hal memilah-milah kebudayaan asing, sehingga mayoritas masyarakat Indonesia seakan membiarkan atau melupakan ciri khas bangsa kita, yakni berbagai macam kebudayaan dari negeri kita sendiri. Mayoritas mengikuti kebudayaan-kebudayaan asing tersebut, sehingga kebudayaan-kebudayaan Indonesia sendiripun terlupakan, tetapi itu juga bukan berarti kebudayaan atau kesenian di negara ini lenyap begitu saja. Melainkan hanya perlu pelestarian agar generasi-generasi selanjutnya dapat mengenal dan mewariskan kekayaan kebudayaan di negara kita ini.

Dampak-dampak yang ditimbulkan dari masuknya kebudayaan asing ke Indonesia ialah :
  1. Terjadi perubahan kebudayaan
  2. Pembauran kebudayaan
  3. Modernisasi
  4. Keguncangan budaya
  5. Penetrasi budaya
  6. Memperkaya keberagaman budaya
  7. Melemahnya nilai-nilai budaya bangsa

Kebudayaan-kebudayaan asing yang mudah diterima misalnya ialah :
  1. Kemajuan teknologi informasi. Dengan semakin canggihnya teknologi informasi kita dapat mencari tahu hal-hal apapun tentang dunia luar melalui internet. Dan bisa berkomunikasi dengan siapa saja dengan mudah, baik dengan orang satu negara bahkan dengan orang luar negeri. Dan juga dengan internet kita dapat mencari informasi-informasi tentang ilmu pengetahuan apapun. Selain penggunaan internet, penggunaan handphone dan komputer pun juga menjadi kebudayaan masyarakat Indonesia, karena itu semua dapat mempermudah kita untuk mencari informasi, berkomunikasi dan dalam hal menyelesaikan pekerjaan.
  2. Kemajuan teknologi dalam bidang industri. Dengan semakin canggih teknologi tersebut kita dapat dengan mudah mengolah lahan-lahan yang sulit diolah dengan teknologi-teknologi yang sudah lama. Untuk itu teknologi dapat membantu kita untuk memudahkan dalam menyelesaikan persoalan alam, ekonomi dan lain-lain di negara ini.

Kebudayaan-kebudayaan asing yang sulit diterima antara lain :
  1. Kebiasaan memakan makanan cepat saji. Seperti yang kita ketahui bahwa negara-negara luar terutama negara-negara barat suka sekali mengonsumsi makanan-makanan cepat saji. Dan itu pula yang di tiru oleh masyarakat kita. Mungkin dengan hidangan yang lezat dan disajikan dalam waktu singkat, membuat kita untuk sering sekali mengonsumsinya. Padahal kita semua tahu bahwa makanan cepat saji juga mempunya dampak yang negatif untuk tubuh kita dalam jangka panjang nanti.
  2. Cara bergaul anak remaja yang bebas. Itulah yang sedang dialami remaja-remaja masa kini. Cara bergaul yang bebas seperti itu yang membawa pengaruh buruk untuk moral remaja saat ini.
  3. Cara berpakaian. Hal ini mempunyai dampak positif dan negatif. Positifnya kita semua dapat tampil modis seperti orang-orang di negara barat sana. Tetapi mempunyai dampak negatif yang bisa membuat fatal. Dengan memakai pakaian yang memperlihatkan bentuk tubuh atau pakaian-pakaian terbuka, itu dapat memacu adanya tindak kriminal, seperti perkosaan, penculikan, dan lain-lain. Selain memacu tindak kriminal, hal ini juga dapat merusak moral seseorang. Karena dapat menimbulkan perbuatan yang tidak di inginkan, seperti zinah.

Dengan begitu, seharusnya kita sebagai masyarakat Indonesia dapat memilah-milah mana kebudayaan asing yang harus kita contonh dan mana yang harus kita tinggalkan. Agar kehidupan bangsa ini tetap maju tetapi tidak merusak moral dan melupakan kebudayaan bangsa ini. Marilah kita lestarikan budaya bangsa kita dan tetap memegang teguh prinsip kita untuk memajukan bangsa ini bersama-sama.





Sumber :
  1. http://wandapuspita.blogspot.com/2010/11/pengaruh-dan-dampak-budaya-asing-di.html
  2. http://endahdolls.blogspot.com/2011/05/kebudayaan-yang-mudah-diterima-dan.html

Jumat, 12 Oktober 2012

Apa yang harus kita banggakan?


Pernahkah terlintas di pikiran kita bagaimana tingkah laku anak-anak muda jaman sekarang? Pernahkah kita memikirkan apa yang seharusnya mereka lakukan di kalangan usia mereka? Yap,perkembangan zaman. Itulah salah satu penyebab mengapa pola pemikiran dan tingkah laku anak-anak masa kini kian hari kian beragam.

Entah mengapa kalau diperhatikan banyak sekali hal-hal yang terjadi yang disebabkan oleh adanya perkembangan zaman atau globalisasi. Contohnya yang sering kita lihat adalah gaya hidup yang serba mewah dan cenderung ketergantungan ataupun gaya hidup yang lebih suka menghambur-hamburkan uang dibanding mengumpulkan uang.
Pernahkah kita berpikir bahwa gaya hidup seperti itu akan merugikan diri kita sendiri dikelak nanti? Pernahkah kita berpikir bagaimana sulitnya mencari uang dengan jerih payah sendiri? Pernahkah kita berpikir bagaimana orang tua kita susah payah mencari uang demi kita tetapi uang itu kitan pergunakan dengan cuma-cuma? Sesusah itu orang tua kita mencari nafkah untuk kita,tapi apakah pantas jika kita dengan mudahnya menghambur-hamburkan uang untuk hal yang tidak penting? Seperti belanja berlebihan demi mengikuti gaya busana yang trendy dan mode seperti para artis luar negeri agar dibilang tidak ketinggalan zaman. Ataupun nongkrong sana nongkrong sini untuk kegiatan yang hanya buang-buang waktu,tenaga dan biaya.

Sebenarnya apa yang kita banggakan dari itu semua? Bangga belanja berlebihan dan nongkrong ditempat-tempat mewah dengan menggunakan uang orang tua? Bangga memakai baju atau aksesoris berlebihan dari hasil jerih payah orang tua? Bangga berlaga sok keren dengan pamer mobil baru ataupun motor baru yang notabene itu punya orang tua. Lalu apa yang harus dibanggakan dari itu semua? Bukankah itu semua milik orang tua kita?

Ya. Memang jarang sekali kaum muda yang menyadari hal itu. Seharusnya kita sebagai generasi bisa lebih baik menata masa depan kita sendiri. Untuk apa kita berperilaku tersebut kalaupun itu semua bukan milik kita pribadi. Walaupun kita memiliki semuanya pun kita diajarkan untuk tetap rendah hati dan bersikap tidak berlebihan. Temen-temen,mari kita menjadi generasi yang bisa menata masa depan dengan baik. Hidup mandiri,tidak mengandalkan apa yang orang tua kita miliki,tidak menghambur-hamburkan uang untuk hal yang tidak bermanfaat dan untuk belajar menghasilkan uang dari prestasi yang kita dapatkan melalui kerja keras kita sendiri. Bukankah itu lebih membanggakan dan lebih nikmat rasanya?